Toko Buku Online :: Kutukutubuku.com

October 16, 2006

Kutukutubuku on holiday

Filed under: Kutu News

Dengan ini kami (toko buku online - kutukutubuku.com) secara resmi mengumumkan bahwa kami akan off duty secara operasional mulai tanggal 21 Oktober - 1 November 2006 dalam rangka memperingati hari raya Idul Fitri. Semua order tetap dapat dilakukan dan diterima seperti biasa selama masa ini tetapi baru akan diproses setelah tanggal 1 November.

cheers people & have a super holiday =)

October 12, 2006

Buka Puasa Bersama Dotcommers

Filed under: Whateva

“Ol… we must come!” Kata Angel kira-kira dua minggu yang lalu, sambil menunjuk ke layar monitornya yang 20 inchi.

Saya liat di situ ternyata ada blognya Virtual, Internet Marketing Indonesia, dan disitu ada undangan dari Pak Nukman untuk “Buka Puasa Bersama Dotcomers dan e-Marketers tgl 11 Oct 2006″. Saya sih excited banget. Langsung aja si Angel mendaftarkan diri.

So, tadi sore jam setengah empat, kita (Saya, Angel dan Mbak Eri) jalan menuju tempat acara di Gedung Cyber. Sampe sana, begitu mau naik lift kita papasan sama Anggun yang beranjak keluar. Wah kaget dong, emangnya acara udah selesai? Ternyata malah belum ada yang dateng jadi si Anggun garing sendirian. Karena ada kita, Anggun balik lagi deh ke atas.

Lah, Anggun sendiri itu siapa? Beliau adalah salah satu temen di kantor saya yang bergerak di bidang IT Solution. Dan hanya Tuhan yang tahu mengenai 4 serpihan cerita Anggun mengenai banyak ‘kebetulan’ yang mungkin bukan kebetulan yang membuatnya datang juga untuk berbuka puasa di acara yang sama dengan kita.

Anyway, setelah duduk di karpet dan cerita-cerita, makin banyak tamu yang berdatangan. Memperkenalkan diri sebagai pemilik berbagai macam bisnis online seperti http://www.jagoanhosting.com/, http://www.tokohelm.com/, http://www.bulutangkis.com, http://www.waralaba.com/, dll. Hiya… langsung deh gue tuker-tukeran kartu nama, biar gak lost track, sekalian sapa tau bisa berkolaborasi dengan kutukutubuku.com… seperti usul Anggun… promo beli buku dapet helm maybe hahahaha

Setelah terkumpul agak banyak orang, acara pun dimulai dengan sangat ngaret. Kita semua saling memperkenalkan diri. Pada saat seorang pria di seberang saya memperkenalkan diri, saya langsung tertegun. OH… MY… GOD. Saya langsung menyikut Angel.

“WHAT?” Bisik Angel.
“OMG, you won’t believe it! It’s a blast from the past!”

Jadi nih ya, sebelum saya cerita lebih lanjut, lebih baik saya ceritakan dahulu bahwa dua tahun yang lalu, saat saya masih bingung harus berbuat apa dengan hidup ini karena baru lulus kuliah dan nganggur selama 3 minggu, saya mendapat panggilan di sebuah bank syariah di kawasan Kuningan. Saya ingat, saya melamar sebagai customer service di situ.

Dengan suka cita saya berangkat dan janjian ketemu dengan seseorang yang in charge untuk interview saya.

Ketika akhirnya kita sudah duduk berhadapan dalam satu ruangan, Bapak itu mulai bicara.

“Kamu nggak salah ngelamar jadi Customer Service?”

Saya kaget juga pembukaannya blak-blakan gitu hauehueh.

“Emang kenapa, pak?”

Bapak itu membalik-balik CV saya.

“Kualifikasi kamu ini kualifikasi programmer. Saya lagi perlu orang di posisi ini. Kamu kira-kira bersedia saya wawancarai seputar hal ini hari ini?”

Saya mulai berkeringat dingin. I hate programming meskipun seharusnya saya sekolah untuk jadi programmer.

“Boleh deh, Pak.”

Kemudian dia mulai bertanya macam-macam hal yang berbau konsep dasar dan semuanya saya nggak mengerti. :shy:

Trus ngeliat saya yang clueless gitu akhirnya beliau memberikan kuliah selama satu jam mengenai hal-hal yang tadi dia tanyakan. Selama ‘kuliah’ nya itu, rasanya saya merasa kuliah 4 tahun itu sia-sia saja, mendingan mendengarkan wejangan bapak ini karena sangat jelas dan mudah dimengerti.

Terakhir juga beliau berpesan agar saya harus selalu optimis dan percaya diri.

Akhirnya, saya keluar ruangan dengan pengetahuan lebih dan semangat untuk berkarya. Amazing deh, meskipun saya terlihat sangat bodoh di depannya, tapi saya tidak ‘dibodoh-bodohi’ tapi malah diberikan semangat sehingga membuat saya termotivasi untuk maju.

Fact, dua minggu kemudian saya diterima bekerja sebagai web developer di perusahaan tempat saya bekerja sekarang.

Kembali ke masa kini. Ya, benar tebakan Anda, dua tahun setelah pertemuan pertama dengannya, setelah jam terbang di bidang web developing bertambah, setelah dua buku novel saya keluar, setelah toko buku online saya cukup membanggakan, saya ketemu lagi dengan Bapak ini. Pak Ivan namanya. Tidak banyak berubah. Masih imut. (halah).

Saya beranikan diri untuk menyapa. Tentu dia sudah lupa saya. Tapi saya cuek aja, yang penting percaya diri haha. Kita ended up ngobrol banyak, tentang konsep toko buku online yang dia inginkan. We definitely will talking about that more later, right, sir?

Saya lupa bilang “Terimakasih” sama Pak Ivan. Tanpa dia sadari, apa yang dia lakukan saat itu benar-benar telah merubah seseorang. It means a lot to me and I’m still shaking when I finished talking to him. Saya kemudian berdiri di sebelah Angel.

“Cha… I’m shaking…”
“You should eat, Ol, Buka puasa…”
“This is not hungry shaking, Cha. It’s excited shaking!”
“Ol… phulease deh…”

Haha anyway… lanjut ya… kok kebanyakan nostalgia gak jelasnya sih. Okay, bahasan utamanya malah di sini. Setelah perkenalan, Pak Nukman selaku tuan rumah penyelenggara buka puasa, memulai presentasinya tentang brand building di internet.

Prosesnya antara lain

I. ATTRACT

Bagaimana caranya menarik customer?

Old method itu pake Banner, email ke customer dan sesuatu semacam itu. Namun sekarang mulai digunakan New methods seperti Viral Marketing (membangun website menarik yang dapat ‘menginfeksi’ banyak orang), Mailing list marketing, personal endorsement (menampilkan profil suatu tokoh), terakhir adalah Virtual Vending Machine yang virtual.

Di pertemuan ini banyak dibahas tentang Vending Machine ini yang konsepnya kayak kulkas berisi coca cola yang dapat ditempatkan di warung manapun, tapi bedanya, ini dalam bentuk online vending machine.

Saya kok malah lupa alamat webnya ya. Jadi gak tau visualnya gimana.

II. ENGAGE

Bagaimana menjadikan Customer loyal pada Anda?

Kunci agar customer loyal kepada kita adalah
a. Layanan mudah dipakai
b. Respon terhadap feedback customer sebaiknya cepat
c. Familiarity
d. Relevant & Accurate info

III. RETAIN

Disini perlu diperhatikan bagaimana
a. Maintain customer yang sudah ada
b. Content harus selalu update agar customer punya alasan untuk mengunjungi web kita
c. Pembentukan komunitas

IV. LEARN

Perhatikan statistik dan pelajari kebiasaan customer kita

V. RELATE

Data-data statistik yang telah dipelajari, dijadikan bahan untuk melakukan inovasi-inovasi. Ngobrol-ngobrol dari Pak Nukman selesai sudah, kita berbuka puasa, ngobrol dengan beberapa rekan (seru!), dan akhirnya saatnya untuk berpisah.

Saya sangat menghargai dan berterimakasih atas diadakannya acara yang bagus ini. Katanya mau dibikin rutin ya, Pak? Saya mendukung deh. Banyak yang kita belum bahas soalnya. :)

October 9, 2006

Cerita Baksos Bintaro bareng TCFT

Filed under: Whateva

Seperti yang udah di rencanakan sebelumnya, gue, Eel dan Mbak Eri berangkat untuk ikutan baksos dan buka bersama bareng di Bintaro sama anak-anak The Cure For Tomorrow (TCFT).

Ini adalah satu diantara serangkaian kegiatan sosial yang bakal coba di rutin kan oleh kita.

Anyway, kemaren sabtu, janjian jam 2 siang di depan JDC sama Dina. Selama ini cuma email-emailan akhirnya ketemu juga. Jam 2 kurang, Dina udah muncul. Yuk mari berangkat.

Gue sih udah duga ini bakal jauh tempatnya (Bintaro gitu…). Tapi kok kemaren itu JAUH BANGET yaaa hehehe. Sama Dina kita dilewatin Pasar Mayestik sama Taman Puring… oh yang ini tokh namanya Mayestik… hauheuhaue udah 6 tahun di Jakarta tapi gue masih gak gaul aja.

Setelah muter kanan kiri, nanya-nanya kesana kemari, sampai juga kita di meeting point, Plaza Bintaro. Gue juga baru pertama ini deh menginjakkan kaki di daerah Bintaro. :shy:

Ketemu di dalem sama anak-anak TCFT, trus gak lama Anggie dateng bawa pasukan peliput Trans TV. Langsung deh rombongan bergerak menuju lokasi.

Sampe sana anak-anak udah ngumpul dengan rapi. Langsung dikenalin satu-satu deh personelnya. Gue jadi seksi dokumentasi aja jepret-jepret :blank:

Acara dimulai dengan penjelasan Kanti tentang “How to paint” karena emang anak-anak mau diajarin ngelukis. Setelah siap-siapin kertas dan peralatan, langsung deh tanceeep gas!

Gue pegang beberapa anak dan langsung ngarahin mereka untuk ngelukis apa yang mereka udah plan tadi. Tapi anak-anaknya si Dina cepet banget kelar, soalnya pake tangan sih ya… curang hehehe. >:O

Pas udah kelar, beberapa anak nunjukin hasil karyanya. Termasuk gue juga gak ketinggalan haha. :blush:

Abis melukis, anak-anak dengerin puppet show nya Dina hehe. Gak lama sih trus ada kasidahan gitu. Bagus banget.

Trus gak lama, buka puasa deh. Alhamdulillah makan bubur sum-sum dan nasi kotak.

Abis buka kita foto bersama dulu trus kita pulang dengan hati riang gembira. Take care ya anak-anakku, semoga tetap rajin melukis dan jadi pelukis terkenal. Trus mudah-mudahan bukan terakhir kali ini kutukutubuku.com ikutan acara baksos. Amin.

Ratapan hati Finance Division kutukutubuku.com

Filed under: Whateva

Hai…
Gw christine, beken dengan nama kitin…
Kerjaan gw dikutukutubuku ngitung uang, ngitung uang dan ngitung uang eh ngitung persediaan juga ding ;)
Mumet, kadang jadi ribut-ribut dengan bagian operasional untuk cross check dengan banyak hal mulai dari invoice, bill dari penerbit, stok…dsb, dsb..
Manager operasionalnya sampe pusing, soalnya dia ini yang menjembatani gw dengan para staff di lapangan, poor Eel, semoga dia ga tambah stress, hehehe
Terus terang gw lagi cari satu orang accounting yang bisa bantu gw, kerjaanya simple sih, semua data akan gw sediakan dia hanya buat laporan R/L dan Neraca yang selama ini bikin gw migren setiap akhir bulan.
Bayangin ajah klo laporan buku kas dan buku bank belum cocok…belum lagi nilai persediaan yang kayanya ga kelar2…soalnya gw harus masukin semua lalu linta buku setiap bulannya…arrrghhh, bayar tagihan kepenerbit yang harus di schedulin dengan attitude masing2 penerbit yang beda-beda *tabah2
Ok….fuuuhh tarik nafas…
But gw enjoy2 ajah sih….prinsipnya let it flow, soalnya gw juga jadi tau dunia perbukuan, punya pengalaman ngurusin perusahaan sendiri, lebih puas ajah, walupun profitnya masih belum seberapa alias cuman baru bisa nutupin monthly cost.
Ya beginilah usaha tokobuku kami, yang usianya baru berkisar 8 bulan, klo diibaratkan seorang anak, masih bayi nih lagi belajar berdiri sambil pegangan tembok atau lagi seru2nya merangkak.
Semoga kutukutu bisa terus bertumbuh dan berkembang, bisa terus berjalan dan berlari…
doakan ya… :)
Soalnya gw pribadi punya cita-cita, someday bisa off dari office dan bisa lebih menyediakan waktu for my beautiful daughter. Karena jaman semakin “edan” cuman dengan iman dan cinta yang penuh dari orang tua saja yang bisa memagari buah hati dari pengaruh buruk dunia…hiks…*heleh malah curhat :)

OK all, wish us luck ya..

~mboke cinta~

October 4, 2006

Tentang AgenKultur

Filed under: Whateva

AgenKultur adalah sebuah komunitas indipenden yang
beranggotakan seniman, aktivis lingkungan, penulis dan
pendidik yang peduli terhadap permasalahan sosial dan
pengembangan kebudayaan.
Agenkultur sepakat bahwa setiap individu dapat menjadi
agen perubahan sosial dan budaya dengan pelibatan diri
yang lebih dalam dan kerja kolektif, atas dasar rasa
kepedulian dan keadilan.
Agenkultur adalah bukan kami, tetapi kita, saya, anda,
kolektivitas individu-individu yang ingin memaknai
hidupnya dan terlibat lebih jauh dengan mengambil
peran sekecil apapun itu untuk satu keyakinan;
perubahan.

Saat ini AgenKultur mengelola sebuah Pusat Kegiatan
Belajar Masyarakat yang berada di Kelurahan Kota Bambu
Selatan Jakarta Barat. Pusat Kegiatan Belajar
Masyarakat yang bernama PKBM Malacca ini
menyelenggarakan sekolah bebas biaya setara SMP dan
SMA. Peserta didiknya saat ini telah mencapai 130
orang, yang terdiri dari anak-anak putus sekolah dan
mereka yang dengan berbagai keterbatasan tidak dapat
mengakses pendidikan di jalur formal. Sejauh ini PKBM
Malacca mendapat bantuan buku-buku dan panduan
kurikulum dari pemerintah. Tetapi kami sebagai
pengelola PKBM merasa perlu untuk memberikan beberapa
pengembangan agar peserta didik di sekolah ini
mendapatkan tambahan wawasan yang sekiranya bermanfaat
bagi mereka dikemudian hari.
Saat ini khusus untuk bidang studi Bahasa Indonesia
dan Sastra kami memberikan materi apresiasi sastra
yang diisi oleh: diskusi kelompok dan bedah buku
(novel, puisi, kumpulan cerpen dan karya sastra
lainnya). Kami telah merancang beberapa program yang
salah satunya adalah bedah novel “Sang Alkemis” karya
Paulo Coelho. Disamping novel ini adalah sebuah karya
besar dan menjadi best seller dunia (Karya Paulo
Coelho telah terjual 43 juta copy dan diterjemahkan
dalam 56 bahasa); novel buah karya penulis Brazil ini
memiliki alur cerita yang sederhana dan dapat
diapresiasi oleh berbagai umur. Dari segi litererpun
novel Sang Alkemis sangat baik sehingga tepat untuk
dijadikan materi pembelajaran sastra; sarat
pesan-pesan positif dan kekuatan penggugah motivasi,
novel spiritual ini mengandung pesan bahwa setiap
orang memiliki kekuatan untuk mewujudkan apapun
mimpi-mimpinya, dengan bekal kegigihan dan keyakinan.
Kami membutuhkan sekitar 40 eksemplar novel ini untuk
dibaca oleh peserta didik di PKBM Malacca sebagai
bahan dalam diskusi kelompok. Untuk itu kami
mengundang anda yang berminat untuk menyumbangkan
novel ini kepada kami berapapun jumlahnya.
Sebagai informasi novel ini pertama kali diterbitkan
oleh penerbit Alfabet dan kemudian diterbitkan juga
oleh Gramedia Pustaka Utama (GPU), harga novel ini
berkisar Rp. 27.000,-. Anda dapat menyumbangkan novel
ini dari kedua nama penerbit di atas, baik dalam
kondisi baru atau pun bekas.
Novel ini dapat anda kirim ke alamat:

AgenKultur
d/a H. Oon Syahroni
Jl. H.Saaman Raya (Kota Bambu Selatan V) No.65
RT 04/RW 06
Kel. Kota Bambu Selatan
Kec. Palmerah
Jakarta Barat – 11420
Contact Person:
F.W. Pei – 0816 193 1372

Terimakasih atas perhatiannya, semoga dengan
langkah-langkah kecil dan niat baik kita semua, dapat
menjadi awal untuk sebuah perubahan.

October 3, 2006

Kutukutubuku Buka Bareng

Filed under: Whateva

Setelah bekerja bersama-sama sekian lama, agak aneh juga kalo memang kenyataannya kita belum pernah duduk satu meja bareng rame-rame. Maka di kesempatan yang baik ini, Kutukutubuku.com crew berkumpul untuk buka puasa bersama di sebuah restaurant di kawasan Jakarta Selatan.

Dari kiri ke kanan, Kitin (Owner, Finance Division), Mbak Eri (Data Entry, Operational Staff), Angel (Founder), Dian (Operational Staff), and Eel (Operational Manager). Gue sendiri (Ollie) karna lagi motret jadi terpaksa gak keliatan hehe.

Sambil nunggu makanan, kita ngomongin kendala-kendala apa yang ditemui di lapangan sekalian share masukan-masukan dari bagian operational ke management.

Beberapa hasil pertemuan akan segera di publish di email internal Kutukutubuku.com

Girls, I know we can do it! Semangat ya! :)

kutukutu chat

Filed under: Whateva

kutukutubuku is available for online chat at:
kutubuku.id@gmail.com

add us!






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham