Facts About Andrea Hirata

Aduh sudah lama banget waktu itu ngobrol sama the famous Andrea Hirata (Bandung, February 2007), rencananya ini mau buat ‘Meet The Writer’ Section di kutukutubuku.com, tapi sayang, tulisan yang gue tulis malah nggak jelas (nggak bisa steno… secara gue wartawan palsu). Nulisnya juga di kertas sembarang gitu (maklum nggak niat wawancara tapi lucky enough to meet this great writer), jadi kertasnya sempat ketlingsut entah kemana dalam waktu yang lumayan lama (sampai kemaren beres-beres kamar dan nemu. EUREKA!).
So… here’s some of the facts about Andrea Hirata and his books:
- Laskar Pelangi ditulis pertama kali sebagai hadiah untuk gurunya (Bu Muslimah) yang saat itu sedang sakit pada tahun 2005. Namun, saat itu teman Andrea yang membaca tulisan itu, diam-diam mengirimkannya ke penerbit. And the rest is history.
- Kesuksesan buku-bukunya ini tentu saja menghasilkan materi yang tidak sedikit, tapi Andrea Hirata tidak tertarik dengan uang dan ketenaran. Namun ia merasa punya kewajiban untuk menjelaskan karya dan misinya.
- Dan apakah misinya itu? Misinya untuk memberitahu pada dunia bahwa penulis bisa mengilhami, agar orang tidak takut merasa sendirian di dunia ini, dan agar orang dapat melihat kekuatan di dalam dirinya. Everyone is somebody.
- Laskar pelangi ditulis dalam 3 minggu, Sang Pemimpi dalam 4 minggu, Edensor dalam 6 minggu, dan Maryamah Karpov (belum keluar) dalam 3 minggu.
- Saat ditanya tentang genre bukunya yang ‘nyastra’, Andrea Hirata balik bertanya, “Tulisan apa yang di definisikan sastra? Kalau kita baca suatu kalimat indah, itu lebih dari sekedar definisi sastra di buku. It’s the way we feel!”
- Lintang, teman Ikal dalam Laskar Pelangi, saat ini masih menyupir truk dan memiliki 2 anak.
- Edensor adalah sebuah desa di Inggris. Novel Edensor adalah refleksi dari mimpi masa remajanya dan realisasi dari keinginannya keliling Eropa.
- Laskar Pelangi dah ada plan untuk di-film-in. Katanya dah ngobrol dengan Riri Reza.
- Buku favorite yang kelar dibaca dalam sekali nafas adalah If Only They Could Talk by James Herriot
- Andrea Hirata kadang-kadang merasakan tangannya kurang cepat menulis dibanding kecepatan pikiran di otaknya.
- Untuk selalu terinspirasi, Andrea Hirata menyarankan kita untuk mengasah sensitivitas, dengan cara melihat suatu hal dari sudut atau angle yang tidak dilihat orang kebanyakan.
To me, Andrea Hirata is such an inspiration, dan gue menyesal dan memohon kepada Tuhan agar waktu dikembalikan sehingga gue bisa nonton Laskar Pelangi di Kick Andy!!!! Gosh!!! Somebody, please upload it to YouTube!
Oh ya jangan lupa, bagi yang belum baca, get Andrea Hirata’s Books only on Kutukutubuku.com

Saya nonton acara nya di Kick Andy..
wah..seru, untung lagi nonton TV sendirian jadi terharunya gak ada yg liat…masa cowok nangis nonton TV..
Sekarang saya lagi coba pesen bukunya lewat kutukutubuku..
my first order loh..
Comment by hartadi — October 31, 2007 @ 9:28 am
Loh?? gak tau ya, kan arsip acara kickandy bisa di liat di sini:
http://www.kickandy.com/kickvideo.asp
Sayang, gambarnya jelek sekali
Comment by rezayazdi — November 8, 2007 @ 5:15 am
pada dasarnya saya sangat terinspirasi sekali dengan adanya tanyangan kick andy, bukan saja sebagai suatu hiburan, juga mengandung banyak makna yang entah kenapa hampir setiap kali tanyangan saya tidak pernah terlupakan tuk nonton kick andy dan jujurnya saya berharap semoga saya bisa menonton kick andy live di studio biar lebih puas gito…. salam kenal saja buat semua ya,,,bye..bye…!!!
Comment by lilis — November 21, 2007 @ 10:01 am
begitu nonton pembahasan laskar pelangi dan nongolnya bang ikal di kick andy,aku langsung blingsatan cari bukunya di palasari bandung surganya diskon buku hehehe. begitu baca aku kayak manic depresive sebentar ketawa sebentar nangis,trus udahannya langsung buka komputer nerusin tugas kuliah aku yang ketunda seminggu. gara2 quote bang ikal yang benci anak-anak yang menyia2kan pendidikan. hati aku mpe pegel pas baca tu quote,kyak ditampar…
Comment by citra — November 23, 2007 @ 4:56 pm
inspire. bersahaja. penuh haru. banjir air mata… very touchy…
anak2q ucca 10thn gian 13thn(yang nb milih main game dari baca buku) bisa seperti kesihir baca laskar pelangi, dan sampai dilarang larang dulu untuk baca sang pemimpi karena musti belajar untuk ehb. na… sekarang boleh deh baca ehb nya udah selesai… salut dan trima kasih buat ikal.
Comment by wido sudjoko — December 15, 2007 @ 10:17 am
ketemu “ikal” semalem d’acara signing book d’gramedia medan..dr rumah da siapin contekan list pertanyaan yang mw d’tanyain, mpe sana cuma terbata,ga’ cukup waktu tuk bisa consult ma “ikal” tentang kekuatan mimpi…yg pasti, aku jd rajin kuliah lagi…miris bayangin aku kuliahnya cm 1 kiloan pake kendaraan la,sementara lintang 80km…dumped me!! aku harus bersyukur…………
Comment by meutia — February 13, 2008 @ 10:32 am
Andrea Hirata…baru sebulan kenal beliu, aku langsung berdebar-debar, gak bisa tidur, gak tenang makan… Jatuh cinta! Minggu kemarinkita janjian ketemuan di UI. Tambah jatuh cinta. Bukan masalah fisik yang sekarang aku liat. Tapi, dah hati dan personality. Cuma Andrea…
Comment by ririn fazar — February 25, 2008 @ 6:53 am
benEr2 jd inspirasi.. pgn qTemu si ikaL LngsuNg..
pGn taW.. EkspResi pUtri duyung Lg bnYk UTaNg gmaNa ?? (EdensoR)
Jatuh cinta SangaD !!
Comment by sarah — March 6, 2008 @ 3:06 pm
Kemarin di bandara cengkareng gw ketemu ikal. sayang lagi sibuk ngurusin bagasi group. padahal pingin banget bisa foto bareng and minta tanda tangan, secara waktu itu gw pas bawa buku kedua, Sang Pemimpi. Nyesel dech..ihik..ihik…
Comment by Siska — April 17, 2008 @ 10:48 am
endensor, i luv U! thx, bang ikal, dah buat spirit aq ON lagi!
Comment by fathia — June 11, 2008 @ 9:55 am